Selasa, 31 Juli 2012

Say "Love Rohingya"

Sumpah... gue ga ngerti, itu manusia atau apa? Tega-teganya memperlakukan manusia kayak begitu. Masa sama kaum minoritas aja takut sampai melakukan pembantaian segala. Kayaknya lo harus belajar lagi deh tentang perbedaan. Perbedaan itu sangat indah, coba aja bayangin pelangi kalau warnanya sama semua ya ga ada lagi nilai estetika. Begitu juga perbedaan.

Ditambah lagi, waktu gue googling ketik "Rohingya" yang muncul malah gambar-gambar korban pembantain yang penuh dengan hiasan darah dan air mata. Miris banget gue ngeliatnya.

Ini sebuah puisi kesedihan, kegusaran, dan kepedulian gue terhadap kaum minoritas Rohingya. Mungkin ini tidaklah berguna untuk mereka, tapi paling tidak gue udah peduli terhadap saudara-saudara  gue yang lagi kesusahan. Karena gue percaya "Barang siapa yang memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya."- Muttafaq alaihi

Empati

Air mata tumpah ke pelupuk jiwa
Ketika mendengar kabar amat menyita
Sakit jiwa melihat gambaran di sana
Sungguh itu bukanlah manusia

Setiap gerak-geriknya kucoba artikan
Setiap air matanya kucoba jabarkan
Hanya satu yang mereka harapkan
Agama janganlah dijadikan alas pembantaian

Liatlah senyumnya yang dulu mekar
Kini sirna menjadi gentar
Setiap helaan menjadi kabar
Semoga Tuhan akan mendengar

Tundukan kepala sejenak untuk jiwa yang tersentak
Berikan mereka semangat untuk membentuk jiwa yang kuat

Buat pemerintah Indonesia yang penduduknya mayoritas Islam cepatlah ambil tindakan. Kirimlah bantuan untuk saudara-saudara kita di Myanmar agar ga ada lagi jumlah korban yang nambah gara-gara tindakan rasis.

"Perbedaan bukanlah alasan yang tepat untuk menciptakan sebuah permasalahan, tapi perbedaan bisa dijadikan sebagai alat pemersatu jika saja individualnya mampu membenamkan egonya."

Untuk Muslim Rohingya,
yakinlah Tuhan melindungi kalian.
LOVE ROHINGYA



18 komentar:

  1. turut berduka cita ya..huks

    BalasHapus
  2. hati-hati bang,, banyak foto2 yang ternyata hoax

    BalasHapus
  3. waaah ...
    gue ikutan searching di gugel
    merinding liat potonya bang -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, makanya sedih liatnya :)
      boleh aja merinding, tapi yang mana dulu nih..

      Hapus
    2. merinding liat potonya justin bieber gak pake kaoss ...
      uuuuuwhhh ..:_-*

      Hapus
    3. parah lo dotz, naksir sama KW (lah..) :D

      Hapus
  4. buset, gwe baru tau juga nih, ada rasisme ya di myanmar sana, gwe ikut doa deh, si ayam juga pada ikutan kok, gwe bakal ajak seluruh ayam di Endonesya buat doa, trust me, it works *korbaniklan*

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener tuh, kita hanya bisa bantu doa.
      wah janggih tuh, ternyata lo jago ngajarin ayam berdoa #benersakit

      Hapus
  5. iya gue juga sedih bro, muslim disana dibantai

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, gue juga ikutan sedih kalau begini
      kasihan banget jadi korban rasis :D

      Hapus
  6. pelakunya benar-benar gak punya hati.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayaknya emang ga punya hati, setan berwujud manusia :)

      Hapus
  7. Balasan
    1. thanks sob udah doain.
      jangan lupa cantumkan nama dan alamat, biar entar pahalanya dikirim :D

      Hapus
  8. Perbedaan bukanlah alasan yang tepat untuk menciptakan sebuah permasalahan, tapi perbedaan bisa dijadikan sebagai alat pemersatu jika saja individualnya mampu membenamkan egonya.

    itu respek bangeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet .

    BalasHapus

Jadilah pembaca yang bersahaja dengan cara menyumbangkan deretan alfabet berupa komentar setelah membaca tulisan ini. Insyaallah yang komen bakalan saya dikomenin balik. So, jangan ragu kalo mau kasih komentar! Happy blogging :)